Blogger templates

Pages

Selasa, 19 November 2013

permainan jaman tradisional menjadi permainan moderen

  • Kita mulai dengan permainan antara adu ayam dengan permainan Crush Gear. Adu ayam merupakan salah satu permainan jaman dulu yang sering dilakukan oleh masyarakat di negeri kita. Sejak jaman kerajaan, adu ayam itu sudah ada. Sampai saat ini adu ayam masih marak dimainkan dan tentunya menjadi sebuah tren baru dalam dunia perjudian negara kita.
Sedangkan mainan bernama Crush Gear merupakan mainan yang berasal dari negeri Jepang. Ini adalah mainan yang dilakukan dengan cara mengadu antara dua Gear dalam satu ring. Crush Gear adalah mainan yang terbuat dari bahan plastik dengan penggerak berupa motor (bidamu; bh. sunda) dengan didalamnya banyak dipasang gear (roda gigi) dan sumber energi berupa baterai

  • mainan gangsing dengan beyblade. Gangsing merupakan sebuah alat permainan tradisional yang terkadang dibuat dari kayu atau bambu. Sahabat yang lahirnya pada masa itu akan merasakan betapa asyiknya bermain gangsing. Namun kelemahan dari mainan ini adalah tidak tahan lama (rayap..rayap) dan juga hanya dimainkan dengan melihatnya berputar. Keunggulannya adalah mainan ini sangat sering dimainkan diatas tanah.

Sedangkan untuk mainan bernama beyblade merupakan mainan asal Jepang lagi yang lahir pada tahun 2000-an. Sahabat yang sudah lahir ditahun itu pastinya sudah mengenal dengan mainan ini. Keunggulannya adalah mainan ini bisa dimainkan dengan cara diadu dalam sebuah field khusus dan memiliki berbagai macam bentuk yang berfungsi sebagai identitas sang pemilik. Saya sendiri sering memainkan beyblade. Kelemahannya adalah tidak tahan lama jika sering di adu dan tidak dapat dimainkan di atas tanah. Pada tahun 2012, beyblade makin canggih dengan dipasangnya remote control didalamnya. Tarikannya pun bisa lebih cepat dari putaran gangsing tradisional.

  • dulu nya main yang di buat dari kayu .Sedangkan Tamiya, merupakan mobil-mobilan modern dengan penggerak motor dinamo mini dan energi berupa baterai. Kemunculan anime Dash Yankuro menjadikan mainan  ini semakin populer di dunia. Ditambah perusahaan Tamiya Corp memunculkan kembali tokoh baru dalam animenya yang berjudul Lets & Go pada tahun 2000 muncul di Indonesia. Tentunya selama 3 tahun dan 3 judul animenya membuat anak bangsa semakin banyak memainkan permainan balap mobil mini ini. Berbagai turnamen banyak muncul disetiap daerah di negara kita. 


  • Yoyo tradisional terbuat dari bahan kayu sedangkan yoyo modern terbuat dari plastik. Cara memainkannya adalah dengan mengayunkannya kebawah dan ketarik lagi keatas dengan memakai seutas tali. Tapi yoyo masa kini sudah mampu dipakai dengan cara/trik yang sangat menakjubkan. Hyper Yoyo merupakan yoyo yang di buat di Jepang lagi. Sangat luar biasa deh.






permainan modern video game

Permainan modern ialah permainan yang berasal dari industri atau umumnya menggunakan teknologi dalam pembuatan serta permainannya. Permainan jenis ini menghadirkan bentuk permainan seperti video game, baik itu dalam console maupun komputer. Ada banyak jenis console game yang memberikan kemajuan teknologi, dalam segi tampilan gambar maupun cara memainkan yang beragam, sehingga menarik perhatian kita untuk memainkannya. Pabrikan video game pun senantiasa memanjakan kita dengan kemajuan teknologi yang semakin mengagumkan. Bahkan jenis game online yang sedang trend saat ini telah menjadi favorit hampir di seluruh dunia.

mungkin ramai orang membeli 'video game' seperti X-Box, PS2, PS1, PSP dan lain-lain lagi daripada permainan tradisional, kerana ia lebih canggih...dan ia kelihatan lebih baru dari pada permainan tradisional, seperti congkak, chapteh, batu serembat dan juga gasing...dan mungkin permainan 'video game' diminati dengan orang zaman sekarang.




Rabu, 06 November 2013

permainan tradisional indonesia

awalnya permainan ini merupakan  permainan anak-anak yang berasal dari warisan  nenek moyang rakyat Indonesia. namun permainan  tradisional tersebut kini mulai hilang keberadaannya di karenakan anak anak zaman sekarang banyak tidank mengenal permain tradisional kita dan lama lama akan menjadi punah. Sedikit demi sedikit khususnya di kota-kota besar tidak mengenal permaian tradisional dan mungkin untuk anak-anak sekarang ini lebih banyak munculnya permainan-permainan yang lebih atraktif dan menyenangkan hati anak-anak sekarang ini dan kesemua permainan tersebut adalah murni produk dari luar Indonesia. Sebagai contoh dibanjirinya Indonesia dengan PlayStation (PS) yang merupakan produk dari Jepang dimana sekarang telah mencapai versi yang ketiga. Dengan banyaknya permainan elektronik maupun non elektronik yang menyenangkan dan menghibur yang ada dipasaran Indonesia, maka sedikit demi sedikit keberadaan dari permainan tradisional semakin hilang dikerenakan permainan moderen .

1. petak umpet

petak umpet adalah sejenis mainan yang di mainkan lebih dari 2 orang permainan ini di untuk mencari   orang lain kalau permainan ini ramai akan lebih seruh.
cara bermain:
Dimulai dengan Hompimpa untuk menentukan siapa yang menjadi "kucing" (berperan sebagai pencari teman-temannya yang bersembunyi). Si kucing ini nantinya akan memejamkan mata atau berbalik sambil berhitung sampai 10, biasanya dia menghadap tembok, pohon atau apasaja supaya dia tidak melihat teman-temannya bergerak untuk bersembunyi (tempat jaga ini memiliki sebutan yang berbeda di setiap daerah, contohnya di beberapa daerah di Jakarta ada yang menyebutnya INGLO, di daerah lain menyebutnya BON dan ada juga yang menamai tempat ituHONG). Setelah hitungan sepuluh (atau hitungan yang telah disepakati bersama, misalnya jika wilayahnya terbuka, hitungan biasanya ditambah menjadi 15 atau 20) dan setelah teman-temannya bersembunyi, mulailah si "kucing" beraksi mencari teman-temannya tersebut.
Jika si "kucing" menemukan temannya, ia akan menyebut nama temannya sambil menyentuh INGLO atau BON atau HONG, apabila hanya meneriakkan namanya saja, maka si "kucing" dianggap kalah dan mengulang permainan dari awal. Apabila Yang seru adalah, pada saat si "kucing" bergerilya menemukan teman-temannya yang bersembunyi, salah satu anak (yang statusnya masih sebagai "target operasi" atau belum ditemukan) dapat mengendap-endap menuju INGLO, BON atau HONG, jika berhasil menyentuhnya, maka semua teman-teman yang sebelumnya telah ditemukan oleh si "kucing" dibebaskan, alias sandera si "kucing" dianggap tidak pernah ditemukan, sehingga si "kucing" harus kembali menghitung dan mengulang permainan dari awal.

Permainan selesai setelah semua teman ditemukan. Dan yang pertama ditemukanlah yang menjadi kucing berikutnya.

2. banteng
banteng adalah permainan yang di lakukan orang dua grup yang dimana dua grup itu saling memagan banteng grup lain jika menyentu banteng grup lain maka di angap menang permain ini di lakukan oleh dua gurp yang terdiri dari 4 sampai 8 orang masing masing grup memilih satu tempat sebagi markas biasa berupa sebuah tiang, atau pilar sebagai markas.

cara bermain:
Tujuan utama permainan ini adalah untuk menyerang dan mengambil alih 'benteng' lawan dengan menyentuh tiang atau pilaryang telah dipilih oleh lawan dan meneriakkan kata benteng. Kemenangan juga bisa diraih dengan 'menawan' seluruh anggotalawan dengan menyentuh tubuh mereka. Untuk menentukan siapa yang berhak menjadi 'penawan' dan yang 'tertawan' ditentukan dariwaktu terakhir saat si 'penawan' atau 'tertawan' menyentuh 'benteng' mereka masing-masing.
Orang yang paling dekat waktunya ketika menyentuh bentengberhak menjadi 'penawan' dan bisa mengejar dan menyentuhanggota lawan untuk menjadikannya tawanan. Tawanan biasanya ditempatkan di sekitar benteng musuh. Tawanan juga bisa dibebaskan bila rekannya dapat menyentuh dirinya.

Dalam permainan ini, biasanya masing - masing anggota mempunyai tugas seperti 'penyerang', 'mata - mata, 'pengganggu', dan penjaga'benteng'. Permainan ini sangat membutuhkan kecepatan berlari dan juga kemampuan strategi yang handal


3. Boi-Boian
cara bermain
Model permainannya yaitu menyusun lempengan batu, biasanya diambil dari pecahan genting atau pocelen yang berukuran relatif kecil. Bolanya bervariasi, biasanya terbuat dari buntalan kertas yang dilapisi plastik, empuk dan tidak keras, sehingga tidak melukai. Satu orang sebagai penjaga lempengan, yang lainnya kemudian bergantian melempar tumpukan lempengan itu dengan bola sampai roboh semua. Setelah roboh maka penjaga harus mengambil bola dan melemparkannya ke anggauta lain yang melempar bola sebelumnya. Yang terkena lemparan bola yang gatian menjadi penjaga lempengannya.


4.Egrang 
egrang sejenis permainan yang bisa di sebut jangkung biasanya permainan ini di gunakan tongkat digunakan seseorang agar bisa berdiri dalam jarak tertentu di atas tanah. Egrang berjalan adalah egrang yang diperlengkapi dengan tangga sebagai tempat berdiri, atau tali pengikat untuk diikatkan ke kaki, untuk tujuan berjalan selama naik di atas ketinggian normal. biasa nya permain ini dimiankan pas lomba 17 agustus.


5. Kelereng
Kelereng dengan berbagai sinonim gundu, keneker, kelici, guli adalah bola kecil dibuat dari tanah liat, marmer atau kaca untuk permainan anak-anak. Ukuran kelereng sangat bermacam-macam. Umumnya ½ inci (1.25 cm) dari ujung ke ujung. Kelereng kadang-kadang dikoleksi, untuk tujuan nostalgia dan warnanya yang estetik.


6. Gatrik
gatrik Merupakan permainan kelompok, terdiri dari dua kelompok.


cara bermain:

Permainan ini menggunakan alat dari dua potongan bambu yang satu menyerupai tongkat berukuran kira kira 30 cm dan lainnya berukuran lebih kecil. Pertama potongan bambu yang kecil ditaruh di antara dua batu lalu dipukul oleh tongkat bambu, diteruskan dengan memukul bambu kecil tersebut sejauh mungkin, pemukul akan terus memukul hingga beberapa kali sampai suatu kali pukulannya tidak mengena/luput/meleset dari bambu kecil tersebut. Setelah gagal maka orang berikutnya dari kelompok tersebut akan meneruskan. Sampai giliran orang terakhir. Setelah selesai maka kelompok lawan akan memberi hadiah berupa gendongan dengan patokan jarak dari bambu kecil yang terakhir hingga ke batu awal permainan dimulai tadi. Makin jauh, maka makin enak digendong dan kelompok lawan akan makin lelah menggendong


7. Lompat Tali
permainan lompat tali ini biasanya identik dengan kaum perempuan. tetapi juga tidak sedikit anak laki-laki yang ikut bermain.

cara Bermain;
Permainan lompat tali tergolong sederhana karena hanya melompati anyaman karet dengan ketinggian tertentu. Jika pemain dapat melompati tali-karet tersebut, maka ia akan tetap menjadi pelompat hingga merasa lelah dan berhenti bermain. Namun, apabila gagal sewaktu melompat, pemain tersebut harus menggantikan posisi pemegang tali hingga ada pemain lain yang juga gagal dan menggantikan posisinya. 
Ada beberapa ukuran ketinggian tali karet yang harus dilompati, yaitu: (1) tali berada pada batas lutut pemegang tali; (2) tali berada sebatas (di) pinggang (sewaktu melompat pemain tidak boleh mengenai tali karet sebab jika mengenainya, maka ia akan menggantikan posisi pemegang tali; (3) posisi tali berada di dada pemegang tali (pada posisi yang dianggap cukup tinggi ini pemain boleh mengenai tali sewaktu melompat, asalkan lompatannya berada di atas tali dan tidak terjerat); (4) posisi tali sebatas telinga; (5) posisi tali sebatas kepala; (6) posisi tali satu jengkal dari kepala; (7) posisi tali dua jengkal dari kepala; dan (8) posisi tali seacungan atau hasta pemegang tali.

8.Gasing
mainan yang bisa berputar pada poros dan berkesetimbangan pada suatu titik. Gasing merupakan mainan tertua yang ditemukan di berbagai situs arkeologi dan masih bisa dikenali.

cara bermain:
Cara memainkan gasing, tidaklah sulit. Yang penting, pemain gasing tidak boleh ragu-ragu saat melempar gasing ke tanah.
Cara:

1. Gasing di pegang di tangan kiri, sedangkan tangan kanan memegang tali.

2. Lilitkan tali pada gasing, mulai dari bagian paksi sampai bagian badan gasing. lilit kuat sambil berputar.

9. Pletokan
Pletokan dibuat dari bambu, panjang 30 cm dengan diameter 1-1/2 cm. Bambu dipilih yang kuat dan tua supaya tidak cepat pecah. Bambu dibagi dua. Untuk penyodok, bambu diraut bundar sesuai dengan lingkaran laras dan bagian pangkal dibuat pegangan sekitar 10 cm. Potongan bambu yang lain, ujungnya ditambahkan daun pandan atau daun kelapa yang dililit membentuk kerucut supaya suaranya lebih nyaring. Peluru dibuat dari kertas yang dibasahkan, kembang, atau pentil jambu air. Peluru dimasukkan ke lubang laras sampai padat lalu disodok.

cara Bermain:
Cara menembak adalah pertama peluru dimasukkan dengan batang penolak sampai ke ujung laras. Peluru kedua dimasukkan dan ditolak dengan batang penolak. Peluru kedua ini mempunyai dobel fungsi. Fungsi pertama sebagai klep pompa untuk menekan peluru pertama yang akan ditembakkan. Fungsi kedua menjadi peluru yang disiapkan untuk ditembakkan berikutnya. Tembakan ini akan menimbulkan bunyi pletok dan peluru terlontar 5 meter dan relatif lurus. Permainan ini dapat sebagai sarana perang-perangan.


10. layang-layang
Layang-layang, layangan, atau wau (di sebagian wilayah Semenanjung Malaya) merupakan lembaran bahan tipis berkerangka yang diterbangkan ke udara dan terhubungkan dengan tali ataubenang ke daratan atau pengendali. Layang-layang memanfaatkan kekuatan hembusan anginsebagai alat pengangkatnya. Dikenal luas di seluruh dunia sebagai alat permainan, layang-layang diketahui juga memiliki fungsi ritual, alat bantu memancing atau menjerat, menjadi alat bantu penelitian ilmiah, serta media energi alternatif.